Dokumen surat order penjualan (sales
order) adalah dokumen yang digunakan untuk merekam pesanan dari konsumen atau
pelanggan. Ketepatan dalam penginputan data dalam dokumen ini berguna untuk
memastikan bahwa tidak ada pesanan konsumen yang salah catat, salah antar atau
terlambat dikirim.
Rancangan surat
order penjualan ini bisa jadi berbeda antar perusahaan, tergantung pada
karakteristik usaha. Dalam gambar berikut disajikan contoh Surat Order
Penjualan yang biasa dipakai dalam perusahaan dagang yang melayani penjualan
dengan pesanan.
Beberapa poin
penting dalam merancang dokumen surat order penjualan adalah sebagai berikut.
2.Berhubung,
surat order penjualan adalah dokumen eksternal (salah satu copy dokumen akan
diserahkan ke konsumen), maka rancangan Surat Order Penjualan mesti memuat
nama, alamat, dan nomor telpon perusahaan kita (jika perlu situs web dan alamat
email contact person perusahaan).
Informasi Akuntansi. Sistem
informasi akuntansi adalah suatu sistem dalam sebuah organisasi yang Sistem
informasi mempunyai beberapa contoh. Namun yang akan dibahas kali ini adalah
Sistem bertanggung jawab untuk penyiapan Informasi yang diperoleh dari pengumpulan
dan pengolahan data transaksi yang berguna bagi semua pemakai baik di dalam
maupun di luar perusahaan.
Sistem ini menyiapkan informasi bagi
manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber
yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi perusahaan dengan
lingkungan sekitarnya. Juga bertugas mengumpulkan data yang menjelaskan
kegiatan perusahaan, mengubah data tersebut menjadi informasi serta menyediakan
informasi bagi pemakai di dalam maupum di luar perusahaan. Selain itu sistem
informasi akuntansi adalah satu – satunya CBIS yang bertanggung jawab memenuhi
kebutuhan informasi di luar perusahaan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan
oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Informasi akuntansi keuangan,
yaitu informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak
extern.
b. Informasi akuntansi manajemen,
informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan
Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :
Analisa Perilaku
Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti
bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang
positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai
persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi
yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku
(behavior) para pengambil keputusan.
Metode Kuantitatif Dalam menyusun informasi, seorang
akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai
dari informasi tersebut.
Komputer Pada beberapa perusahaan, komputer
telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga
memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam
proses pengambilan keputusan.
Fungsi penting yang dibentuk SIA
pada sebuah organisasi antara lain:
1. Mengumpulkan dan menyimpan data
tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses
pengambilan keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI
1. SIA melakasanakan tugas yang
diperlukan
SIA hanya melakukan tugas yang
diperlukan oleh pemakai Informasi saja.
2. Berpegang pada prosedur yang
relatif standar
SIA bekerja sesuai dengan
peraturan-peraturan yang mengikuti standar perusahaan.
3. Menangani data terinci
Data yang ditangani SIA merupakan
data yang sudah jelas dan lengkap.
4. Berfokus histories
Data yang ditangani lebih difokuskan
pada data yang telah dimiliki perusahaan sebelumnya.
5. Menyediakan informasi pemecahan
masalah
SIA bertugas menyediakan berbagai
macam Informasi dalam pemecahan suatu masalah untuk lebih memudahkan dalam
penyelesaianya.
GOLONGAN PEMAKAI SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI
Golongan pemakai sistem informasi
akuntansi terdiri dari 2 golongan yaitu :
1. Pemakai Informasi Internal
Adalah pemakai Informasi yang
berasal dari dalam perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Manajemen
b. Purchasing management
c. Inventary control management
d. Production management
e. Personal management
f. Finansial management
2. Pemakai Informasi Eksternal
Adalah pemakai Informasi yang
berasal dari luar perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Pelanggan
Kebutuhan pelanggan mencakup
informasi mengenai produk perusahaan seperti: harga, bentuk barang, dimana dan
bagaimana barang tersebut dapat dibeli, apa jenisnya, pelayanan apa yang dapat
diberikan perusahaan.
b. Pemasok
Apabila perusahaan melakukan pembelian
secara kredit, maka pemasok akan meminta informasi mengenai tingkat kepercayaan
realibility,jumlah kredit yang telah diperoleh dan kemampuan atau ability
untukmembayar kembali.
c. Para pemegang saham
Mereka ingin menilai pelaksanaan
yang telah berlaku dan memperkirakan pelaksanaan yang akan datang.Penyediaan
laporan tahunan atau annual report untuk para pemegang saham disebut sebagai
fungsi pelayanan atau steward ship function dan secara tradisional merupakan
tanggung jawab system informasi akuntansi.
d. Para karyawan
Karyawan berkepentingan
terhadapinformasi umum, seperti tingkat upah rata-rata, tunjangan, laba
perusahaan, tingkat kesempatan kerja, tingkat produktifitas dan lain-lain.
e. Para pemberi pinjaman
Lembaga-lembaga keuangan yang
meminjamkan dana sangat berkepentingan atas faktor-faktor seperti reputasi atau
nama baik dan kemempuan manajemen perusahaan, kemampuan untuk memenuhi
kewajiban keuangan dan prospek untuk keberhasilan pada masa depan
f. Instansi pemerintah
Kantor pelayanan pajak berkepentingan
terhadap informasi mengenai laba perusahaan dan jumlah pajak yang terutang oleh
perusahaan kepada pemerintahan atau negara.
Ketika
saya menapatkan tugas tentang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dengan
menanyakan pedagang kecil tentang bagaimana si pedagang menggunakan
sistem ini, saya tampak ragu karena yang saya hadapi adalah pedagang
kecil sedangkan sistem yang di pakai adalah sistem yang di bentuk untuk
keperluan manajemen dan informasi bagi perusahaan yang telah mengelola
dengan teratur perusahaannya.
Sampai
pada ketika saya mendatangi sebuah toko kecil di dekat rumah saya,
sebut saja toko “A”. Saya bingung bagaimana cara saya menyanyakan
tentang SIA kepada pemilik sekaligus pengelola toko itu.
Panjang
lebar saya menanyakan tentang SIA kepada pemilik itu dengan bahasa
sehari-hari yang kemungkinan sesuai dengan target pertanyaan saya tetapi
mudah di mengerti oleh pemilik itu. Untuk kemudian saya mendapatkan
informasi yang saya butuhkan.
Pengertian dari Sistem Informasi Akuntansi sendiri adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Dari informasi yang saya dapatkan saya menyimpulkan bahwa pemilik toko ini memakai sistem informasi terbuka, dengan pengertian yaitu sistem yang tidak teratur dan tidak ada tujuan.
Tidak teratur yaitu karena sistem ini tidak mengelola sesuatu yang
besar, pengaturan keuangan an segalanya dibuat secara tiak mendetail
melainkan dadakan tergantung pada pendapatan yang didapatkan dalam waktu
seminggu. Yang dimaksud dengan tiak ada tujuan adalah tidak adanya
tujuan yang spesifik dari hasil atau alur keuangan yang di kelola dari
usahanya, meskipun segala usaha pasti memiliki tujuan tapi yang di
maksud tujuan dalam SIA adalah tujuan yang spesifik atas usaha yang
dijalankan dan atas sistem keuangan yang dipakai.
2. Tentang proses transaksi awal yang di pakai dalam toko ini adalah :
Kekayaan
atau harta pribadi menjadi modal utama dalam mengelola toko ini. Saat
awal menjalankan toko ini pemilik menjadikan rumahnya sebagai tempat
untuk membuka toko ini, sehingga tidak memerlukan biaya yang besar untuk
modal awal bangunan. Untuk biaya bahan-bahan yang akan dijual, pemilik
mengeluarkan biaya dari uangnya dengan budget yang tiak terlalu besar
dengan menyesuaikan keuangan dirumahnya dan ukuran dari tokonya itu
sendiri. (saya menanyakan dalam proses transaksi selama seminggu)
setelah semua bahan tersedia dengan perkiraan untuk seminggu, pemilik
membuka tokonya. Penghasilan setiap harinya di catat atau di bukukan
dalam sebuah buku “catatan dagang” dan uangnya disimpan. Setelah
seminggu buku catatan keuangan itu di proses lagi dengan meringkas dari
catatan perharinya, sehingga
mendapatkan hasil seluruhnya dan mendapatkan informasi tentang berapa
keuntungan yang di dapatkan. Setelah mendapatkan hasilnya maka dia
membagi uang itu untuk keperluan toko yang akan di beli lagi (perputaran
uang) dan untuk balik modal atas modal awal yang telah terpakai.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).
Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang memengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian kesimbangan neraca yang berkesinambungan.
Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
Sumber daya tersedia secara terbatas.
Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Pengertian dan perbedaan ekonomi makro dan ekonomi mikro terletak pada ruang lingkup kajian ekonomi.
Ekonomi Makro
Hingga 1930 sebagian besar analisis ekonomi terfokus pada industri dan perusahaan. Ketika terjadi Depresi Besar pada tahun 1930-an, dan dengan perkembangan konsep pendapatan nasional dan statistik produk, bidang ekonomi makro mulai berkembang. Saat itu, gagasan-gagasan yang terutama berasal dari John Maynard Keynes, yang menggunakan konsep aggregate demand untuk menjelaskan fluktuasi antara hasil produksi dan tingkat pengangguran, sangat berpengaruh dalam perkembangan bidang ini. Keynesianisme didasarkan pada gagasan-gagasannya.
Berikut adalah pengertian dan perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro:
Ekonomi Makro
Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.
2. Ekonomi Mikro
Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.
Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro
Harga
Ekonomi Mikro: Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja). Ekonomi Makro: Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan)
Unit analisis
Ekonomi Mikro adalah: Ilmu ekonomi yang membahas tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan.
Ekonomi Makro adalah: Ilmu ekonomi yang membahas tentang kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi.
Tujuan analisis
Ekonomi Mikro: Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat.
Ekonomi Makro: Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan.
Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
Masalah kemiskinan
Upaua penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya program IDT (Inpres Desa Tertinggal), KUK (Kredit Usaha Kecil), KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) PKT (Program Kawasan Terpadu), GN-OTA dan program wajib belajar.
Masalah Keterbelangkangan
Masalah yang dihadapi adalah rerndahnya tingkat pendapatan dan pemerataannya, rendahnya pelayanan kesehatan, kurang terpeliharanya fasilitas umum, rendahnya tingkat disiplin masyarakat, renddahnya tingkat keterampilan, rendahnya tingkat pendidikan formal, kurangnya modal, produktivitas kerja, lemahnya manajemen usaha. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM, pertukranan ahli, transper teknologi dari Negara maju.
Masalah pengangguran dan kesempatan kerja
Masalah pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan kesempatan kerja yang tersedia. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memeiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan investasi baru, terutama yang bersifat padat karya, pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan kerja
Masalah kekurangan modal
Kekurangan modal adalah suatu cirri penting setiap Negara yang memulai proses pembangunan. Kekurangan modal disebabkan tingkat pendapatan masyarakat yang rendah yang menyebabkan tabungan dan tingkat pembentukan modal sedikit. Cara mengatasinya memlaui peningkatan kualitas SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif.
Peran dan Fungsi Pemerintah di Bidang Ekonomi
Fungsi stabilisasi, yaitu fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilan ekonomi, sosial politik, hokum, pertahanan dan keamanan.
Fungsi alokasi, yaitu fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa public, seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan, dan telepon.
Fungsi distribusi, yaitu fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.